Dapatkan update blog ini di email!

Jumat, 23 Oktober 2009

Bagaimana menulis sesuatu...


Mengapa tidak "Bagaimana menulis Blog?" atau "Bagaimana menulis Buku?", mengapa? mengapa? oh mengapa? dear friendku yang caem, sebenarnya semua orang bisa menulis karena kalian semua dianugerahi kedua tangan untuk menulis(mengetik kalo make komputer) dan otak untuk mencari ide. Namun yang membedakannya hanya seberapa sering kalian mengajak kerjasama si tangan dan otak, seberapa sering teman-teman memerintahkan si otak untuk menemukan ide lalu melatih si tangan untuk menjadikannya tulisan.

Menulis juga bukan sekedar teori, ga mungkin kalian bisa renang hanya karena kalian melihat orang yang berenang atau gak mungkin kalian tiba-tiba mahir naik motor hanya karena "melihat orang naik motor". Inti dari segalanya adalah mencoba langsung masuk ke hal yang ingin kamu bisa. Oleh karena itulah teman-teman terkadang susah untuk menulis "sesuatu" karena jarang menulis dan hanya berteori.

Nah, ini saya rangkumkan dari banyak literatur dan pengalaman pribadi tentang Bagaimana menulis sesuatu. Ini juga mungkin sebagai bahan yang akan saya bicarakan jika memang diundang jadi pembicara seminar menulis "You Are What You Write" di beberapa sekolah di Jakarta, tetapi kalau tidak jadi ya apa salahnya juga berbagi pengalaman.

1. Ide tidak bisa didapatkan dengan rencana. Misalnya gini nih, saya berencana besok mencari ide tulisan untuk blogging dengan jalan-jalan ke puncak. Sebenarnya niat kamu sangat menggebu untuk mencari ide namun sayangnya ide tidak bisa dipaksakan dan munculnya selalu tiba-tiba. Jadi apa yang harus kamu lakukan? bisa saja kamu refreshing untuk menemukan ide namun jangan terlalu dipaksakan. Enjoy aja dan nikmati refreshingmu, amati sekitar dan berpikir dengan bebas maka si ide kemungkinan besar akan mendatangimu.

2. Seperti yang telah saya katakan bahwa ide datangnya selalu tiba-tiba, yang perlu kamu lakukan adalah mengikatnya. Tidak perlu sebuah tali laso atau rantai untuk mengikat ide tetapi cukup sebuah catatan kecil dan pulpen untuk mencatat sekelumit ide yang tiba-tiba muncul. Terus terang saya jarang membawa catatan kecil kemana-mana namun jika ada ide muncul maka saya segera membuat catatan di hape. Sangat berguna bagi orang pelupa seperti saya, hehe.

3. Berlatih, kalau ingin bisa renang ya nyebur ke kolam renang, kalau ingin terbiasa menulis ya menulislah sesering mungkin. Mungkin terasa kaku pada awalnya namun berlatih membuatmu terbiasa mencari kata-kata.

4. Ide adalah potongan sebuah puzzle, jangan langsung menuliskannya saat kamu temukan idenya (terutama menulis tentang pengetahuan). cari potongan lain agar kamu bisa melengkapi tulisanmu menjadi sebuah tulisan yang komplit dan tidak terpotong-potong informasinya. Di jaman yang maju seperti ini sangat mudah mencari potongan puzzle lainnya, belum tahu cara mencari potongan puzzlenya? tanyakan saja ke mbah GOOGLE.

5. Menulislah dari sudut pandang pembaca, bukan dari sudut pandang penulis. Maksudnya? ini hal yang saya kira gampang namun sangat susah pada prakteknya. Jika menulis tentang beternak kambing, anggaplah pembacamu adalah orang yang benar-benar awam beternak kambing. Ini hanya berlaku pada tulisan-tulisan tidak formal lho..bukan yang formal(karya tulis misalnya). Intinya, menulislah agar semua umat manusia yang melek huruf bisa mengerti. Jika kamu menulis semaumu, maka yang mengerti ya cuma kamu.

6. JANGAN MENGEDIT tulisanmu saat kamu masih menulis. Editlah setelah kamu menuliskannya karena jika kamu mengeditnya saat kamu dalam proses menulis maka yang terjadi adalah tulisanmu gak jadi-jadi. Memang setiap orang menginginkan tulisannya sempurna tetapi terkadang jiwa "editor" pada dirimu adalah bencana. Editlah setelah semua yang ada di otak tersaji dalam tulisanmu.

7. Hindari tulisan yang bertele-tele, kebanyakan orang tidak suka membaca berlama-lama maka dari itu usahakan tulisanmu singkat dan jelas. Istilahnya to the point.

8. Masih bingung tulisannya mau dipublikasikan kemana? ya bikin blog donk, masih bingung bikin blog??


yuk beli buku kedua saya yang berjudul "Buku Sakti Nge-Blog", sebuah panduan sakti agar kamu langsung bisa ngeblog sakti di Blogger dan Wordpress.
COMING SOON in November!!

11:52 by Lookj · 1

Kamis, 01 Oktober 2009

Kapan kita punya produk sendiri?(analisa IT)



Yeah, lama banget gak posting di blog, biasa karena kemalasan dan kesibukan (sok sibuk). lookj dapet ide posting ini setelah perjalanan dari Denpasar ke Singaraja tempat lookj tinggal. Postingan apakah? tentang pemandangan alam Bali yang memesona? bukan! tentunya om lookj selalu posting tentang IT baik itu dari segi teknis maupun non teknisnya. Dan postingan ini juga sangat berkaitan tentang kecintaan kita terhadap produk dalam negeri.

Lalu apa yang lookj lihat sepanjang perjalanan di Denpasar-Singaraja? lookj singgah di cabang Joger baru dan masuk ke sana tentunya buat beli produk Joger. Joger adalah baju kaos yang menjadi ikon Bali, bahkan sampai ada yang mengatakan kalau belum beli Joger berarti belum ke Bali namanya. mengapa menjadi ikon? baju kaos Joger berbeda dari yang lain karena baju kaosnya tertera kata-kata yang menggelitik jika dibaca. Jadi sebenarnya kualitas bahannya gak jauh-jauh amat dengan baju distro lain namun kata-kata lucu tersebut yang membuat baju kaos Joger beda dari yang lain.




Singkat saja, apa yang lookj pikirkan tentang Joger? Branding tentu saja. Bagaimana seorang pengusaha bisa memikirkan ide brilian menaruh kata-kata lucu di kaosnya dan sampai menyerap ke kepala orang-orang hingga Joger identik dengan kaos khas Bali. Itu pula yang harus kita pertanyakan di dunia IT, bagaimana para ahli-ahli IT lokal bisa membuat sebuah brand produk yang bisa membekas di hati setiap orang.

Lookj miris mengamati trend yang berkembang di masyarakat. saat Facebook masuk ke Indonesia, tidak beebrapa lama kemudian pengguna Facebook di Indonesia menjadi yang terbesar di Asia (per Juli 2009), ini dia data yang lookj maksud:

1. USA : 69.378.980 users
2. UK : 18.711.160 users
3. Turkey : 12.382.320 users
4. Canada : 11.961.020 users
5. France : 10.781.480 users
6. Italy : 10.218.400 users
7. Indonesia : 6.496.960 users
8. Australia : 6.053.560 users
9. Spain : 5.773.200 users
10. Colombia : 5.760.300 users

dan yang lebih mencengangkan, pertumbuhan user di Indonesia adalah yang paling besar di dunia:

1. Indonesia : 6.496.960 users (naik 2997,2%)
2. Romania : 230.600 users (naik 2445,3%)
3. Slovakia : 588.860 users (naik 2006,1%)
4. Czech Rep : 1.088.020 users (naik 2005,3%)
5. Italy : 10.218.400 users (naik 1980,7%)
6. Philippines : 2.719.560 users (naik 1572,13%)
7. Argentina : 4.906.220 users (naik 1073,8%)
8. Uruguay : 395.800 users (naik 867,3%)
9. Taiwan : 685.460 users (naik 860,8%)
10. Portugal : 425.680 users (naik 783,5%)

dari Facebook marilah kita beralih ke dunia Mobile. Siapa sih yang tidak tahu Blackberry? sekarang HP pintar besutan RIM ini menjadi primadona di Indonesia, simak saja kutipan dari CHIP Indonesia:





Pertumbuhan layanan BlackBerry di Indonesia terus meningkat signifikan akhir-akhir ini. Informasi dari Research in Motion (RIM) selaku penyedia teknologi BlackBerry menyatakan bahwa pertumbuhan penggunaan layanan tersebut di Indonesia merupakan yang tertinggi di antara negara-negara lain di kawasan Asia Pasifik.
Saat ini saja diperkirakan ada sekitar tiga ratus ribu lebih pengguna layanan BlackBerry dari tiga operator yang menyediakan layanannya di Indonesia, yaitu Indosat, Telkomsel, serta Excelcomindo Pratama (XL). Jumlah tersebut sangat mencengangkan mengingat harga perangkat ini relatif lebih mahal dibandingkan dengan perangkat seluler lainnya.

Merebaknya penggunaan layanan BlackBerry tentunya juga tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan oleh tiga operator tersebut. Tidak hanya dari sisi fungsionalnya saja, tetapi juga upaya mereka menjadikan penggunaan BlackBerry sebagai bagian dari gaya hidup.

Apa yang perlu dikhawatirkan dari hal ini? okelah, FB dan BB adalah sebuah produk yang brilian dan bermutu tinggi. Respon masyarakat Indonesia benar-benar memprihatinkan tetapi menguntungkan bagi pihak-pihak luar. Tidak mengapa jika masyarakat menerima kedua produk tersebut dengan baik di negeri sendiri namun malah tidak ada satupun produk lokal yang mampu menyaingi kedua produk tersebut.

Lookj sering chat dengan orang asia baik itu dari Jepang, China, dan Korea. Saat lookj tanyakan Facebook, hampir semua tidak ada yang membuat account di Facebook dan lebih memilih memakai layanan social networkingnya sendiri. Bahkan, Nokia sebagai penguasa pasar Handphone terbesar di Indonesia putus akal ketika produknya sangat tidak laku di Jepang (Jepang memakai salah satu merk HP buatan Fujitsu).

Indonesia memiliki ahli-ahli IT yang handal, tetapi produk lokal yang dikeluarkan serasa kurang. memang ada beberapa produk lokal yang bisa kita acungi jempol seperti KASKUS forum buatan anak negeri yang sangat populer. Tetapi perkembangan produk luar di negeri sendiri malah lebih berkembang pesat. So, menjadi pengguna terbanyak sebenarnya bukanlah sebuah kebanggaan tetapi cerminan bahwa kita tidak mampu membuat produk yang setara bahkan melebihi dan sangat-sangat merespon hal dari luar tetapi tidak berusaha membuatnya sendiri.

Jadi, kapan giliran anak bangsa?

NB : lookj berusaha mencintai produk dalam negeri dengan join di situs-situs produk sendiri ex: KASKUS, penulisindonesia.com, indonesiatercinta.com.

12:38 by Lookj · 6